Peningkatan Kader dan Perangkat Desa Dengan Bimtek Smart Governance

Bertempat di Kawasan Wisata Puncak Sekawan, Desa Wisata Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Relawan Teknologi Info dan Komunikasi (TIK) Kabupaten Blitar berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Wates sebagai salah satu lokus program desa cerdas Kemendes PDTT yang sekaligus jadi desa dampingan Relawaan TIK Kabupaten Blitar, menyelenggarakan Bimtek implementasi pilar tata kelola cerdas (Smart governance).

Kegiatan ini dihadiri secara daring oleh Fajar Eri Dianto Ketua Generik Relawan TIK Indonesia. Secara luring dihadiri oleh Agus Zaenal Camat Wates, Moh. Hamid Almauludi Kepala Desa Wates, Asyik Fauzi Kepala Bidang Pelaksanaan dan Informatika (APTIKA) Dinas Kominfotik dan Persandian, PPL Dinas Pertanian dan Pangan, dan juga Pendamping Desa di Kabupaten Blitar.

Aturan Pemerintah Nomer 96 th 2012 menjamin bahwa setiap penduduk berhak untuk mencukupi keperluan akan pelayanan publik. Kasus pelayanan publik adalah permasalahan antara platform, metode dan kapabilitas SDM. Platform yang dibangun oleh kebijakan pemerintah daerah berupaya untuk melakukan simplifikasi atau penyederhanaan, mengintegrasikan sumber-sumber data dan resources dan mengurangi intervensi manusia sebagai faktor human error.

Upaya menjawab permasalahan itu adalah peningkatan mutu pelayanan dan inovasi yang bisa menjawab keperluan masyarakat. Salah satu bentuknya adalah mendekatkan pelayanan administrasi kepada masyarakat. Dengan memanfaatkan teknologi informasi ke desa-desa dan pelayanan secara individu (Self-Service).

Namun, penggunaan Teknologi Digital di perdesaan memerlukan literasi digital dasar, karena tidak semua anggota, maupun kelompok penduduk mempunyai pendidikan dan pengalaman yang cukup dalam memanfaatkan perangkat digital, sehingga harus dilakukan peningkatan kapasitas bagi kader-kader digital, perangkat desa dan kelompok penduduk secara berkelanjutan.

Berdasarkan permasalahan yang dihadapi  dalam upaya implementasi pilar tata kelola cerdas (Smart governance) tersebut, dalam kegiatan Bimtek dan Peningkatan Kapasitas Kader Digital dan Perangkat Desa yang melibatkan sebagian narasumber disampaikan beberapa materi.

Fajar Eri Dianto, Ketua Umum Relawan TIK Indonesia dalam kegiatan Bimtek dan Peningkatan Kapasitas ini selain memberikan sambutan, juga memaparkan materi terkait “Layanan Publik Berbasis Digital, Upaya Relawan TIK Didalam Membentuk Rakyat Cerdas Dan Tata Kelola Pemerintahan Desa Cerdas“. Di dalam kesempatan itu Fajar Eri, menyampaikan bahwa peran Relawan TIK selalu mendampingi masyarakat, terutama masyarakat desa didalam melaksanakan transformasi digital di segala sektor, mulai berasal dari tata kelola pelayanan, sektor kesegaran, ekonomi, lingkungan, pertanian dan perikanan hingga pendidikan.

Didalam sambutan dan pengarahannya Agus Zaenal, Camat Wates Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa dari daerah yang dipilih saja merupakan bentuk inovasi tersendiri. Dimana baru Desa wates yang bekerjasama bersama Relawan TIK Kabupaten Blitar jadi pelopor penyelenggaraan Bimtek dan Peningkatan Kapasitas di luar kantor desanya. Ini akan lebih efektif sebagai sarana diskusi dua arah, yang mampu menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya khususnya di Kecamatan Wates, umumnya desa-desa yang tersedia di Kabupaten Blitar. Kelanjutannya materi yang akan disampaikanpun sangat konkrit bagi pencapaian pilar tata kelola cerdas menuju desa cerdas (Smart village).

Asyik Fauzi, Kepala Bidang APTIKA Diskominfotik dan Persandian Kabupaten Blitar membawakan materi perihal “Tata Kelola Platform Berita Desa (SID), Layanan Data dan Server Database RDP (Remote Desktop)”. Didalam materinya Asyik Fauzi lebih banyak memaparkan secara teknis terkait bagaimana mengelola Website Desa, Sistem Informasi Desa (SID) yang transparan dan dapat diakses oleh masyarakat desa. Teknis pengelolaan Siskuides, data spasial dan peta wilayah desa berbasis NIK juga akan diimplementasikan di Desa Wates sebagai percontohan.

Teknis layanan Mandiri, yang juga menjadi salah satu aspek tata kelola cerdas (Smart Governance) adalah Aplikasi layanan Mandiri. Asyik Fauzi, Kabid APTIKA Diskominfotik dan Persandian, dengan dendi Wardana Sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, Kecamatan Wates menyampaikan paparan tentang implementasi pengembangan aplikasi Jalasutra yang udah diinisiasi oleh Kecamatan wates, yang saat ini sudah bisa dimanfaatkan oleh Desa Wates didalam pelayanan mandiri masyarakatnya. Pelaksanaan layanan mandiri ini juga sudah meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Hamzah Fathoni, Ketua Umum Relawan TIK Kabupaten Blitar di dalam kegiatan ini tak sekedar jadi Moderator, namun juga menjadi pemateri perihal “Membangun dan Tata Kelola Layanan Knowledge Terintegrasi”. Di dalam pengelolaan layanan data terintegrasi ini menggunakan aplikasi MS Access mengenakan Jaringan Server Remote Desktop (RDP).

Aktivitas Bimtek dilanjutkan hingga jam 20.30 malam bersama materi Implementasi Internet of Things Pertanian Cerdas yang akan menjadikan tiga lahan kelompok tani sebagai piloting. Di dalam pembahasannya melibatkan Hammam Rizki, PPL Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar sebagai inisiator Republik Melon yang sudah berhasil memenangkan lomba KRENOTEK yang diselenggarakan BAPPEDA Kabupaten Blitar.

Sumber : rtikablitar.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp
Messenger
Jual Nanas
Messenger
WhatsApp
Jual Nanas