Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan masyarakat yang pada gilirannya akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan dan lapangan kerja baru, sehingga akan membantu program pemerintah dalam mengentaskan pengangguran dan kemiskinan. Prosentase tinggkat pendidikan Desa Wates dapat dilihat di tabel berikut ini :
No | Keterangan | Jumlah |
1 | Buta Huruf Usia 10 tahun ke atas | 245 |
2 | Usia Pra-Sekolah | 242 |
3 | Tidak Tamat SD | 404 |
4 | Tamat Sekolah SD | 2.071 |
5 | Tamat Sekolah SMP | 2.923 |
6 | Tamat Sekolah SMA | 771 |
7 | Tamat Sekolah PT/ Akademi | 99 |
Masalah pelayanan kesehatan adalah hak setiap warga masyarakat dan merupakan hal yang penting bagi peningkatan kualitas masyarakat kedepan.Masyarakat yang produktif harus didukung oleh kondisi kesehatan. Salah satu cara untuk mengukur tingkat kesehatan masyarakat dapat dilihat dari banyaknya masyarakat yang terserang penyakit.
No | Keterangan | Jumlah |
1 | Cacat mental dan fisik | Bibir sumbing : 7 orang Tuna wicara : 6 orang Tuna rungu : 15 orang Tuna netra : 5 orang Lumpuh : 5 orang |
2 | Peserta KB | Peserta KB Aktif : 789 pasangan Wanita usia subur : 455 orang |
3 | Imunisasi | Polio dan DPT 1 : 54 Bayi |
4 | Gizi Balita | Dari 278 balita, terdapat 4 balita bergizi buruk, 73 balita bergizi kurang dan lainnya sedang dan baik. |
Tingkat pendapatan rata-rata penduduk Desa Wates Rp.30.000,-per hari.Secara umum mata pencaharian warga masyarakat Desa Wates dapat teridentifikasi ke dalam beberapa sektor yaitu pertanian, jasa/perdagangan, industri dan lain-lain.
No | Mata Pencaharian | Jumlah |
1 | Pertanian | 2739orang |
2 | Jasa/ Perdagangan 1. Jasa Pemerintahan 2. Jasa Perdagangan 3. Jasa Angkutan 4. Jasa Ketrampilan 5. Jasa lainnya | 60 orang 88 orang 30 orang 87 orang 9 orang |
3 | Sektor Industri | 295 orang |
4 | Sektor lain | 758 orang |